Jumat, 16 Januari 2009

Prospek Media di Tahun 2009

Kebutuhan akan informasi sudah menjadi trend pada masa sekarang ini, ini terbukti dengan membludaknya berbagai macam bentuk penerbitan dan perusahaan media massa, dari televisi, radio, dan media cetak.

Kamis, 15 Januari 2009

Seberapa penting Visi dan Misi

menurut pendapat saya, apa ya?? yuk dibaca sama2, ok coy..


Seringkali visi dan misi dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Kita tahu bahwa untuk membangun sebuah rumah, kita memerlukan dasar atau pondasi yang kokoh terlebih dahulu, agar rumah nantinya dapat berdiri menahan semua rintangan hujan dan badai. Begitu juga dalam semua aspek kehidupan apapun itu.


Dalam hal ini, visi dan misi berkaitan dengan sebuah kata yang dinamakan manajemen, terutama manajemen strategi. Manajemen strategi didefinisikan sebagai seni dan ilmu untuk mengolah, mengimplementasikan dan mengevaluasi keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi dapat mencapai tujuan.


Tentu saja yang berhubungan dengan manajemen yaitu organisasi atau sebuah perusahaan, dimana suatu lingkungan berkesinambungan yang di dalamnya terdapat sumber daya manusia lebih dari satu orang, organisasi ini terdapat keinginan dan tujuan yang hendak dicapai. Untuk membangun sebuah organisasi atau perusahaan, juga memerlukan pondasi yang kokoh seperti halnya membangun rumah. Nah, pondasi yang sangat penting itu bernama visi dan misi. Sekarang yang jadi pertanyaannya adalah apakah visi dan misi itu?? kita liat yuk...


Terkait dengan organisasi di suatu perusahaan. Visi adalah suatu pandangan jauh yang diinginkan perusahaan untuk di masa depan. Visi dapat memberikan aspirasi dan motivasi disamping sebagai panduan atau pedoman dalam menyusun strategi. Sedangkan Misi mengandung tujuan pokok utama yang hendak dicapai perusahaan, misi juga sebuah ekspresi dari ambisi untuk mengembangkan perusahaan.


Menentukan visi dan misi tidaklah sembarang. Kita tahu bahwa visi dan misi sangat menentukan arah perjalanan dari sebuah perusahaan. Maka dari itu, untuk menentukan visi dan misi tidak boleh ”asal jadi”. Sedikit saja salah dalam menentukan visi maupun misi, maka arah organisasi dan perusahaan akan bergerak tidak sesuai dengan keinginan kita.


Ada beberapa hal strategi dalam menentukan visi yaitu, diantaranya;

1. mengidentifikasi aktivitas perusahaab berdasarkan impian yang ingin dikejar.

2. menetapkan arah yang jauh ke depan (pandangan masa depan).

3. menyediakan gambaran besar yang menggambarkan diri kita, siapa kita, apa yang kita lakukan, dan kearah kemana kita akan melangkah.

Sedangkan strategi dalam membentuk misi, diantaranya;

1. Menetapkan perusahaan menjadi bagian-bagian yang kecil

2. Membangun rasa yang kuat terhadap identitas perusahaan dan tujuan bisnis.


Tidak dapat dilepaskan pula fungsi kepemimpinan dalam sebuah manajemen, pemimpin turut andil dalam pengembangan perusahaannya. Setelah visi dan misi dapat ditentukan dengan baik, maka langkah selanjutnya tergantung dari kerjasama dan strategi yang dipilih sang pemimpin.

Strategi yang dipilih pun sangatlah tergantung dari visi dan misi yang dibentuk. Dengan adanya visi dan misi yang baik maka langkah selanjutnya akan semakin mudah bagi pemimpin untuk mengambil langkah / keputusan.

Maka dari itu, untuk mendapatkan pengaruh yang kuat, pemimpin membutuhkan:

1. Mempelajari frameworks, prinsip dan pedoman – pedoman yang akan membantu melakukan pekerjaan dengan baik.

2. Mengadopsi proses yang terbaik.

3. Menempatkan “sweet equity” untuk mengembangkan tingkat detail yang lebih berarti.

4. Menginvestasikan komunikasi yang efektif dengan para staf.


Seorang pemimpin yang strategis akan selalu mulai dengan:

1. Konsep yang harus dan tidak harus dilakukan oleh perusahaan.

2. Visi ke mana perusahaan akan melangkah.

Pada akhirnya, Visi dan misi sangatlah berguna jika hanya dilakukan dengan benar. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, bahwa visi dan misi sangatlah penting dan berguna dalam mengembangkan perusahaan. Apabila visi dan misi tidak ditentukan dengan baik dan benar maka hasil yang diperoleh justru sebaliknya, bukan keuntungan yang diperoleh melainkan kerugian yang akan menimpa.


Visi dan misi bukanlah sesuatu hal. Masing–masing adalah proses yang berbeda dengan maksud yang berbeda. Keduanya tak perlu harus diselesaikan sekaligus. Sebelum memulai, berpikirlah kembali dan mencoba mengerti apa yang sedang diselesaikan.


Susunlah urutan rencana itu dengan benar, lalu lakukan, dan apapun yang telah dilakukan, maka lakukanlah dengan baik.


semoga bermanfaat..

Visi dan Misi Perusahaan Kereta Api:

Visi Perusahaan:
Penyediaan jasa Kereta Api sebagai pilihan utama dengan:

1. Seluruh lapisan masyarakat adalah pelanggan


2. Berkembang dan terdepan dalam keselamatan dan keandalan

3. Pelopor dalam pembangunan yang berwawasan lingkungan

4. Karyawan bangga dan sejahtera

5. Keuangan perusahaan sehat

Melalui semangat top-21 yang merupakan “RAILWAY SPIRIT FOR STRATEGIC CHANGE” untuk mencapai misi perusahaan.



Misi Perusahaan:

1. Mewujudkan transportasi yang bersifat massal untuk pertumbuhan ekonomi serta menunjang pembangunan sektor lain dan pemerataannya.

2. Mampu menghidupkan diri sendiri dan memupuk keuntungan untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan.

Sebenarnya visi dan misi PT. Kereta api diatas sudah bagus, PT. KAI berusaha menempatkan diri sebagai perusahaan jasa yang bergerak di bidang transportasi secara massal, dan sehat secara finansial.

Namun, dibalik kelebihan tentu ada kelemahan, kelemahan dari visi dan misi PT. Kereta api sendiri seringkali tidak sejalan dengan kenyataan yang ada di lapangan, secara langsung bisa kita lihat, seperti:

1. masih adanya pungutan dari oknum pegawai kereta api (contohnya: bila kita kedapatan tidak membeli tiket diatas kereta, tentu akan dikenakan denda 2 kali lipat. nah, yg jdi pertanyaannya kemana perginya uang denda yg dibayarkan tadi??
2. keterlambatan jadwal, ((klo ini mah, dah biasa.. :)
3. masih adanya unsur nepotisme, (contohnya: anggota keluarga karyawan PT.KAI akan lebih mudah mendapat tempat duduk tanpa harus membeli tiket, biasanya menggunakan kartu anggota)
4. tentu kita semua pernah naik kereta api, bisa dilihat kan kondisinya, sangat2 mengenaskan, (toilet yg tak terawat, kaca jendela yang retak, kipas angin yang ga ada). terutama, kereta api kelas ekonomi.
5. tentang keselamatan. wah, klo ini sih masih diragukan, belum ada jaminan yang meyakinkan kita kn?. tau sendirilah.. (hampir tiap tahun terjadi kecelakaan, ya ga cuma human error aja, termasuk lokomotif sama relnya sudah tua sii..).
6. Bila terdengar bahwa perusahaan kereta api selalu merugi, liat saja point2 yg sudah saya sebutkan diatas.hehehe..


semoga bermanfaat.

Kamis, 01 Januari 2009