menurut pendapat saya, apa ya?? yuk dibaca sama2, ok coy..
Seringkali visi dan misi dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Kita tahu bahwa untuk membangun sebuah rumah, kita memerlukan dasar atau pondasi yang kokoh terlebih dahulu, agar rumah nantinya dapat berdiri menahan semua rintangan hujan dan badai. Begitu juga dalam semua aspek kehidupan apapun itu.
Dalam hal ini, visi dan misi berkaitan dengan sebuah kata yang dinamakan manajemen, terutama manajemen strategi. Manajemen strategi didefinisikan sebagai seni dan ilmu untuk mengolah, mengimplementasikan dan mengevaluasi keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi dapat mencapai tujuan.
Tentu saja yang berhubungan dengan manajemen yaitu organisasi atau sebuah perusahaan, dimana suatu lingkungan berkesinambungan yang di dalamnya terdapat sumber daya manusia lebih dari satu orang, organisasi ini terdapat keinginan dan tujuan yang hendak dicapai. Untuk membangun sebuah organisasi atau perusahaan, juga memerlukan pondasi yang kokoh seperti halnya membangun rumah. Nah, pondasi yang sangat penting itu bernama visi dan misi. Sekarang yang jadi pertanyaannya adalah apakah visi dan misi itu?? kita liat yuk...
Terkait dengan organisasi di suatu perusahaan. Visi adalah suatu pandangan jauh yang diinginkan perusahaan untuk di masa depan. Visi dapat memberikan aspirasi dan motivasi disamping sebagai panduan atau pedoman dalam menyusun strategi. Sedangkan Misi mengandung tujuan pokok utama yang hendak dicapai perusahaan, misi juga sebuah ekspresi dari ambisi untuk mengembangkan perusahaan.
Menentukan visi dan misi tidaklah sembarang. Kita tahu bahwa visi dan misi sangat menentukan arah perjalanan dari sebuah perusahaan. Maka dari itu, untuk menentukan visi dan misi tidak boleh ”asal jadi”. Sedikit saja salah dalam menentukan visi maupun misi, maka arah organisasi dan perusahaan akan bergerak tidak sesuai dengan keinginan kita.
Ada beberapa hal strategi dalam menentukan visi yaitu, diantaranya;
1. mengidentifikasi aktivitas perusahaab berdasarkan impian yang ingin dikejar.
2. menetapkan arah yang jauh ke depan (pandangan masa depan).
3. menyediakan gambaran besar yang menggambarkan diri kita, siapa kita, apa yang kita lakukan, dan kearah kemana kita akan melangkah.
1. Menetapkan perusahaan menjadi bagian-bagian yang kecil
2. Membangun rasa yang kuat terhadap identitas perusahaan dan tujuan bisnis.
Tidak dapat dilepaskan pula fungsi kepemimpinan dalam sebuah manajemen, pemimpin turut andil dalam pengembangan perusahaannya. Setelah visi dan misi dapat ditentukan dengan baik, maka langkah selanjutnya tergantung dari kerjasama dan strategi yang dipilih sang pemimpin.
Strategi yang dipilih pun sangatlah tergantung dari visi dan misi yang dibentuk. Dengan adanya visi dan misi yang baik maka langkah selanjutnya akan semakin mudah bagi pemimpin untuk mengambil langkah / keputusan.
1. Mempelajari frameworks, prinsip dan pedoman – pedoman yang akan membantu melakukan pekerjaan dengan baik.
2. Mengadopsi proses yang terbaik.
3. Menempatkan “sweet equity” untuk mengembangkan tingkat detail yang lebih berarti.
4. Menginvestasikan komunikasi yang efektif dengan para staf.
Seorang pemimpin yang strategis akan selalu mulai dengan:
1. Konsep yang harus dan tidak harus dilakukan oleh perusahaan.
2. Visi ke mana perusahaan akan melangkah.
Visi dan misi bukanlah sesuatu hal. Masing–masing adalah proses yang berbeda dengan maksud yang berbeda. Keduanya tak perlu harus diselesaikan sekaligus. Sebelum memulai, berpikirlah kembali dan mencoba mengerti apa yang sedang diselesaikan.
Susunlah urutan rencana itu dengan benar, lalu lakukan, dan apapun yang telah dilakukan, maka lakukanlah dengan baik.
semoga bermanfaat..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah tanpa menimbulkan provokasi yang bersifat SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan). Apabila itu terjadi, dapat dituntut dengan ancaman pidana seumur hidup dan atau denda sebesar Rp. 1 Triliyun.